Program Peduli merupakan program Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI yang didukung oleh Departemen of Foreign Affair and Trade (DFAT) Australia. Selaku Managing Partners adalah The Asia Foundation.

KAP Indonesia bekerja di bawah lembaga Mitra Payung Yayasan SAMIN di Jogyakarta yang mengelola Pilar Anak dan Remaja Rentan, sub Pilar Anak Yang Dilacurkan (AYLA).

 

Arah Program Peduli pada Pilar Anak dan Remaja Rentan, khususnya sub pilar Anak Yang Dilacurkan adalah inklusi social. Keberhasilan program terbukti  ketika AYLA diterima secara social, mendapat akses dalam pemenuhan hak-haknya dan ada kebijakan yang berpihak pada mereka. Meskipun tetap ada upaya untuk mendorong AYLA agar keluar dari situasinya.

 

KAP Indonesia melalui Program Peduli menyediakan berbagai kegiatan dan peningkatan kapasitas bagi AYLA di wilayah Kota Bandung. Berbagai interaksi dan peningkatan kapasitas diselenggarakan untuk proses inklusi sosial Inklusi sosial yang ingin dicapai mensyaratkan pendekatan dua arah yaitu :

  1. Pendekatan penguatan pada pihak yang terpinggirkan dan pendekatan perubahan perilaku pada masyarakat khalayak.
  2. Membuka akses layanan dasar yang inklusif dari pemerintah.

 

Capaian :

  • Terpetakannya 96 titik area aktifitas AYLA di Kota Bandung dengan perkiraan jumlah AYLA sekitar 560 anak yang terdiri dari laki-laki, perempuan, dan transpuan.
  • 160 AYLA dan rentan AYLA mendapat akses layanan dasar, seperti : pemeriksaan kesehatan di Puskesmas (kesehatan kelamin dan reproduksi), akses pendidikan dan Akte Lahir.
  • Terbentuknya Forum Anak di tiga wilayah kecamatan, yaitu Kec.Cidadap, Kec. Sukajadi, dan Kec. Cibeunying Kaler.
  • Terbangunnya CBO (Forum Warga) di tiga kecamatan yaitu Cidadap, Cibeunying Kaler, dan Sukajadi, yang memiliki peran sebagai pendamping komunitas dan menjembatani layanan dasar dari pemerintah kepada anak (AYLA dan rentan AYLA).
  • Fasilitasi kegiatan Forum Anak oleh Kecamatan Sukajadi.
  • Surat keputusan Dinas Kesehatan Kota Bandung yang menetapkan 7 Puskesmas Ramah Anak di Kota Bandung

 

The Asia Foundation, DFAT, IDR 1.737.208.489,-       2015 - masih berjalan

PROGRAM PEDULI INKLUSI SOSIAL