EXCEED adalah program yang dirancang bersama USDOL (United States Department of Labor) dan Save the Children dengan tujuan menghilangkan anak yang terjebak dalam pekerjaan yang eksploitatif, termasuk bentuk-bentuk pekerjaan terburuk untuk anak. Salah satu pekerjaan terburuk adalah terjebaknya anak menjadi ESKA (Eksploitasi Seks Komersial Anak) atau Anak yang Dilacurkan (AYLA).

 

Proyek ditujukan untuk mencegah dan menarik anak dari situasi (ESKA) di Kota Bandung. Strategi yang dilakukan adalah melalui penjangkauan, pendampingan, dan reintegrasi anak dengan keluarga. Dukungan yang diberikan adalah pemeriksaan kesehatan alat reproduksi, konseling, dukungan pendidikan dan keterampilan, akses magang dan berwirausaha bahkan memperbaiki komunikasi yang salah antara anak dengan keluarganya. Intervensi perubahan perilaku dilakukan melalui proses pembelajaran dengan modul 3R (Right, Resposibility, Representative) yang dikeluarkan oleh ILO.

 

Capaian dari proyek :

  • 370 anak (ESKA) dijangkau dan didampingi. Dari jumlah tersebut 230 anak mendapat dukungan medis, pendidikan, dan ekonomi
  • 180 anak ditarik keluar dari situasi ESKA
  • Terbentuknya KPM (Komite Pendidikan Masyarakat) di 2 Kecamatan (Cidadap dan Coblong) di Kota Bandung. KPM adalah wujud keterlibatan dan tangungjawab masyarakat dalam mencegah anak masuk ke situasi ESKA.
  • Terbentuk kelompok peer educater sejumlah 27 anak dari mereka yang telah didampingi dan ditarik keluar dari situasi ESKA
  • 95 anak diintegrasikan kembali dengan keluarganya

Terbangunnya working group untuk penanganan dan pencegahan ESKA di tingkat pemerintah kota

 

Program ini didanai oleh Save the Children, IDR 1.200.000.000,-     2009-2013

EXCEED (ELIMINATION EXPLOITATIVE CHILD LABOR THROUGH EDUCATION AND ECONOMIC DEVELOPMENT)